Pengadilan Tertinggi Eropa Tutup Kasus yang Menganggap Ke Gereja sebagai Ekstremisme
Sara dan Tiana, yang saat itu berusia 11 dan 10 tahun, diambil paksa dari orang tua mereka yang berasal dari Rumania pada Desember 2022 karena sebuah klaim yang kemudian ditarik kembali oleh Sara.
- Jaksa menutup penyelidikan kasus kekerasan itu pada tahun 2022 karena tidak menemukan bukti yang menyudutkan kedua orang tua.
- Swedia kemudian mengategorikan kegiatan ke gereja tiga kali seminggu serta aturan tentang ponsel, riasan, dan pakaian sebagai tindakan ekstremisme.
- Setelah dipindahkan ke tiga keluarga asuh yang berbeda sejak 2023, kedua saudari tersebut dilaporkan mencoba bunuh diri.
Mengapa ini penting: Pengadilan yang menolak menyidangkan kasus ini membiarkan definisi ekstremisme yang ditetapkan oleh negara berlaku tanpa perlawanan.
ADF International (Samson Family case page/statement) ↗ · 14 Jul 202614/7/26 · ✓ Terverifikasi✓