News, Fast

Atom Brief

28 Agu 2026 · Arsip
PoliticsWorld

Eks-Spesialis IT DIA Mengaku Bersalah atas Rencana Spionase

Nathan Vilas Laatsch menghubungi agen FBI yang menyamar sebagai perwakilan negara asing, lalu menghabiskan tiga hari menyalin dokumen rahasia dengan tangan.

  • Laatsch, 29, asal Alexandria, memegang izin keamanan Rahasia Tinggi di Divisi Ancaman Internal DIA sejak 2019.
  • Pada Maret 2025 ia menawarkan rahasia kepada negara asing, lalu mengirim pesan kepada agen penyamaran FBI.
  • Ia menyalin dokumen rahasia dengan tangan selama tiga hari pada April 2025 dan terancam hukuman penjara seumur hidup.

Mengapa ini penting: Divisi Ancaman Internal dibentuk untuk menangkap orang-orang seperti dia; divisi itu justru mempekerjakan satu orang di antaranya.

U.S. Department of Justice, Office of Public Affairs press release ↗ · 28 Agu 202628/8/26