Eks-Spesialis IT DIA Mengaku Bersalah atas Rencana Spionase
Nathan Vilas Laatsch menghubungi agen FBI yang menyamar sebagai perwakilan negara asing, lalu menghabiskan tiga hari menyalin dokumen rahasia dengan tangan.
- Laatsch, 29, asal Alexandria, memegang izin keamanan Rahasia Tinggi di Divisi Ancaman Internal DIA sejak 2019.
- Pada Maret 2025 ia menawarkan rahasia kepada negara asing, lalu mengirim pesan kepada agen penyamaran FBI.
- Ia menyalin dokumen rahasia dengan tangan selama tiga hari pada April 2025 dan terancam hukuman penjara seumur hidup.
Mengapa ini penting: Divisi Ancaman Internal dibentuk untuk menangkap orang-orang seperti dia; divisi itu justru mempekerjakan satu orang di antaranya.
U.S. Department of Justice, Office of Public Affairs press release ↗ · 28 Agu 202628/8/26