DHS Deportasi Nazira Haji Zada Lewat Pengadilan yang Tidur Sejak 1996

Warga Afghanistan asal Fort Worth ini mendukung rencana serangan massal terinspirasi ISIS oleh anak dan menantunya pada Pemilu 2024.
- DHS (Departemen Keamanan Dalam Negeri AS) mengumumkan pada 16 September 2026 deportasi Nazira Haji Zada, 47, kasus pertama di bawah Alien Terrorist Removal Court (ATRC).
- Direktur FBI Kash Patel menyatakan: Dia datang ke negara kita, mengkhianatinya, dan kini kehilangan hak untuk tinggal di sini.
- Anaknya yang berusia 17 tahun dan menantunya 28 tahun membeli senjata untuk rencana serangan pada Hari Pemilu 2024.
Mengapa ini penting: Pengadilan ini tidak aktif selama tiga puluh tahun; hukumnya tidak berubah, hanya siapa yang memilih untuk menggunakannya.