FBI Sita Kripto Rp9 Miliar Untuk Hamas
Penyidik juga menyita situs penggalangan dana dan kanal Telegram milik Hamas, serta membongkar identitas ribuan orang yang bertanya soal donasi.
- Hamas mulai menguji penggalangan dana kripto untuk sayap militernya sekitar 2019, menurut DOJ (Departemen Kehakiman Amerika Serikat).
- Sumber rahasia AS menandai unggahan Telegram yang meminta donasi Hamas, memicu penyelidikan tersebut.
- Jaksa Penuntut AS Jeanine Pirro memperingatkan Hamas: 'kripto kalian rentan, dan kami tidak akan berhenti.'
Mengapa ini penting: Hamas meyakinkan para donatur bahwa mata uang tersebut tidak dapat dilacak; kini pemerintah memegang ribuan nama mereka.
U.S. Department of Justice, Office of Public Affairs ↗ · 2 Sep 20262/9/26